Nasib Beruntung Pegawai Cuci Piring Jadi Bos Di Restoran Terbaik Dunia

ali

Ali Sonko yang bekerja sebagai pencuci piring di salah satu restoran terbaik di dunia, pekan ini diangkat menjadi salah satu bos restoran tsb. Seperti dilansir The Washington Post, restoran Noma yang berada di Denmark memberikan kehormatan pada Sonko, imigran asal Gambia, buat menjadi satu dari tiga bos baru rumah makan yang telah memperoleh gelar terbaik di dunia sebanyak empat kali itu.

Bagi dunia restoran kepada umumnya, profesi pencuci piring mungkin bukanlah pekerjaan yang menjanjikan & memberikan rasa hormat bahkan rendahan. Tetapi bagi chef sekaligus pendiri Noma, Rene Redzepi, Ali yaitu jantung sekaligus jiwa bagi restoran. “Orang susah menghargai betapa beruntungnya mempunyai Ali yang bekerja buat kami,” kata Redzepi pada 250 hadirin yang merayakan pembukaan restoran baru Noma di Christianshavn. “Ia selalu tersenyum meski harus menghidupi 12 anak.” Penghargaan ini juga diberikan Redzepi sebagai penghormatan bagi ayahnya yang juga bernama Ali. “Ayah aku bekerja sebagai pencuci piring saat baru tiba di Denmark,” ujar Redzepi, keturunan imigran Albania Makedonia.

Ali yang berumur 62 tahun telah bersama restoran Noma sejak berdiri kepada 2003 di sebuah gudang. Selama 13 tahun terakhir, Ali tak sudah beranjak dari profesinya sebagai pencuci piring. Di Noma, meski cuma mencuci piring, Ali sangat dihormati para koleganya & mempunyai salah satu bayaran tertinggi.

Bersama Direktur Pelayanan Lau Richter & manajer James Spreadbury, Ali akan memperoleh bagian 10 persen saham perusahaan. Redzepi menyebut total nilai perusahaan mencapai lebih dari US 20 juta & masih terus berkembang. Pada BT, tabloid Denmark, Ali mengucapkan merasa sangat terhormat. “Aku sangat senang bekerja di sini. Mereka yaitu orang-orang terbaik buat bekerja sama,” ujar Ali.

Sumber: wowkeren.com

Nasib Beruntung Pegawai Cuci Piring Jadi Bos Di Restoran Terbaik Dunia | sentot | 4.5