Mohabbatein Episode 78 (Tayang Senin, 17 Oktober 2016)

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 78 Tayang Senin, 17 Oktober 2016 -Madhavi dan Toshi saling memperdebatkan gaun yg mereka pakai. Toshi memakai gaun warna hitam dan Madhavi menggunakan saree warna putih. Tn. Bhalla dan Vishwa melerai mereka.

Baca : Daftar Sinopsis Mohabbatein ANTV

Raman melihat Ishita terlihat lebih tinggi darinya, diapun meminta Neelu mengambilkan bangku. Raman memuji Mihika dan  erkata padanya bahwa ishita terlihat lebih tinggii hari ini. Mihika berikutnya bertanya apa yg harus dilakukannya. Raman memintanya mengambil bangku. Mihika pun tertawa mendengarnya dan Mihir bahagia melihat Mihika tertawa, Mihir mendatangi Raman dan bertanya apa yg telah dilakukannya sehingga membuat Mihika kembali tersenyum. Raman pun menjawab bahwa itu semua berkat pesonanya.

Toshi meminta Raman segera hadir sebab mereka akan mulai mengambil gambar. Raman sendiri sedang menunggu bangkunya. Beberapa saat berikutnya semua keluarga bersiap buat pemotretan.  Mereka memanggil Raman buat segera hadir. Raman sedang berpikir mengapa mereka semua tak memahaminya bahwa tinggi badannya terlihat pendek di hadapan Ishita.
Pengambilan foto dimulai, Ishita
menatap Raman yg saat ini lebih tinggi dari dirinya. Raman pun berkata bahwa
kamera berada disana (sambil menunjuk ke arah kamera)  dan Ishita mengucapkan bahwa ia terlihat lebih
tinggi.  Raman menjawab bahwa dirinya memang
terlahir tinggi. Raman berikutnya memeluknya sehingga mereka berdekatan. Mereka berikutnya
memulai pemotretannya. sesudah itu Raman berkata bahwa pemotretan belum selesai
sebab Simmi belum hadir. Fotografer berikutnya berkata akan mengecharge baterai
lebih dahulu. berikutnya saat semua bubar, Ishita melihat bangku kecil tergeletak
disampingnya dan Ishita pun menyadari jika itu yg membuat Raman nampak lebih
tinggi. Ishita pun tertawa terbahak2.
MIhir berikutnya menahan sang
fotografer dan meminta foto berdua dgn Mihika. Mereka pun berfoto dgn
berbagai gaya.

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 78  Tayang Senin, 17 Oktober 2016

Ishita menemui Raman dan berkata
bahwa Raman terlihat tinggi dan tampan, Raman menjawab bahwa dirinya memang
selalu seperti itu. Ishita berikutnya menambahkan bahwa dirinya akan membawa
bangku kecil kembali saat puja. Raman berkata Ishita mulai menjadi mata2nya.
Mereka berikutnya tersenyum bersama.
Simmi berikutnya hadir dan mereka
mulai pemotretan lagi bersama Simmi. Ishita melepas highheelsnya dan berikutnya
langsung berdiri disebelah Raman tanpa alas kaki. Raman melihatnya tanpa alas
kaki dan tersenyum. sesudah semua usai, mereka pun saling bercengkrama dan
mengobrol. Mihika memperhatikan mereka semua dgn wajah sedih dan menahan
tangis. Mihika teringat kembali kejadian saat Shagun menghujatnya.
Ishita berikutnya melihat Mihika dan
bertanya padanya. tapi Mihika tiba2 menangis dan bergegas kembali ke apartemen
keluarga Iyer. Semua orang bertanya2 tapi Ishita menenangkan mereka dan berkata
akan menyusul Mihika.
Mihika mulai menangis, Ishita
menemuinya dan menghiburnya. Ishita pun bercerita bahwa Ashok sebenarnya tak
menyentuhnya. Mihika pun terkejut mendengarnya. berikutnya Ishita kembali
menyemangatinya
Simmi bercerita pada kedua
keluarga tentang apa yg sudah dilakukannya. Raman pun memarahinya sebab
sudah pergi menemui Parmeet. tapi Simmi memberi penjelasan semuanya yg ia
tahu, ia berkata bahwa seorang staff hotel lah yg telah melucuti pakaian
Mihika waktu itu, semua itu rencana Ashok buat menghindari pernikahannya
bersama Shagun. Raman berikutnya berkata jika dirinya harus memperoleh wanita staff
hotel tsb buat mengungkap tentang Ashok dan Parmeet. Romi berikutnya ikut bersuara
dan mengucapkan bahwa ia punya teman yg bekerja di hotel yg sama dan dapat
menemukan wanita yg mana yg sedang bertugas malam itu. Ishita meminta buat
berhati2. Romi berkata bahwa dirinya menjalankan ini buat Mihika. Mihir pun
mempercayai ucapan Romi. Romi berikutnya bergegas pergi. Ishita pun berterima kasih
pada Simmi sebab telah membantu Mihika. Simmi berikutnya membalas sambil
menangis dan berkata bahwa ini yaitu buah dari perbuatannya. Simmi pun berkata
ingin mengakhiri hubungannya dgn Parmeet. Toshi pun menenangkannya. Simmi
juga meminta maaf pada Madhavi sebab suaminya btelah merusak kehormatan kedua
putrinya.
Vishwa berjalan ke taman depan
apartemen sambil memikirkan permasalahan Mihika, ia berikutnya mengingat ucapan Madhavi
dan juga teringat pertunangan Mihika serta semua kejadian yg telah menimpa
Mihika. Vishwa berikutnya terduduk lemas di bangku dan berbicara sendiri menganggap
dirinya tak dapat melindungi Mihika. Beberapa orang tetangga berikutnya hadir
menemuinya, mereka mendebat Vishwa dan memintanya buat pergi dari lingkungan
mereka sebab kekuarga Iyer selau mendapat permasalahan. Vishwa pun berusaha memberi
penjelasan. tapi orang2 itu masih menyudutkan Vishwa. Raman berikutnya hadir dan
menegur orang2 tadi, ia mengucapkan bahwa wartawan telah menambah2i berita
Bala menemui Ishita yg sedang
memasak dan menanyakan apakah Romi telah hadir. Ishita menjawab ‘belum’.
Mereka berikutnya berbicara. Raman berikutnya muncul dan mereka mengobrol kembali sambil
menunggu kedatangan Romi. Tak lama berikutnya Romi hadir dan memberikan rincian
temuannya serta menyebut nama Raina Singh yg sedang bertugas di hotel malam
waktu itu. Bala pun terkejut dan langsung merasa gelisah. Bala berkata bahwa
dirinya akan pergi berbicara dgn Raina tapi Raman melarangnya, Ishita
meminta Bala buat mengantar Vandu dan Madhavi. Raman dan Ishita berikutnya bergegas
pergi.
Mihika dan Mihir berada di sebuah
kedai. Mihir berbicara tapi Mihika asik melamun. Mihir berikutnya memanggil pelayan
buat memesan makanan, Mihir berikutnya melihat ada sepasang kekasih di sebelah
mejanya sedang berbicara mengenai Mihika. Mihir berkata bahwa mereka tak
mempunyai pekerjaan dan berikutnya menggosipkan orang.
Raman dan Ishita bertemu serta berkenalan
dgn Raina Singh. Raina menanyakan kepentingan Raman-Ishita  menemuinya. Raman berikutnya berkata mengenai
pernikahan Ashok dan bertanya apa yg terjadi dgn Mihika Iyer.
Mihir menghampiri pasangan
tsb dan menunjuk sang pria sebab telah mentertawakan Mihika, mereka
bertengkar. Mihika meminta Mihir menghentikannya. berikutnya wanita pasangan pria
tsb berkata bahwa mereka tadi sedang membicarakan kalung inisial kalung
Mihika yg bertuliskan huruf “GF” dan mereka berkata bahwa mereka melihatnya
seperti tertulis “BF”, sebab itukah mereka tadi tertawa. Wanita itu juga
menambahkan bahwa sebenarnya dirinya tak melihat berita tentang Mihika tapi
jika Mihir bersikap seperti tadi maka segala sesuatunya akan bertambah buruk.
Mihika pun berlari pergi.
Raina menjawab pertanyaan Raman
dan berkata bahwa dirinya tak mengetahui apa yg terjadi malam waktu itu. Ishita
berikutnya bertanya kemungkinan staff wanita yg lain yg sedang bertugas. Raman
melanjutkan jika Raina takut dgn seseorang maka dirinya akan mendukungnya.
Raman juga berkata bahwa kemungkinan ada seseorang yg telah menyuapnya. Raina
pun murka sebab menganggap Raman telah menyalahkannya. Raina berikutnya berkata
bahwa dirinya tak ingin mengetahui apapun. berikutnya Raina bergegas pergi. Ishita
berkata bahwa Parmeet sepertinya berbohong lagi pada Simmi. Raman membantahnya
dan berkata jika Parmeet mengucapkan hal yg benar tapi kali ini Raina lah yg
sedang berbohong.
Romi berbicara dgn kekuarganya
dan mereka pun mengobrol. Romi berkata bahwa telah melihat Vishwa duduk di
tangga. Tn. Bhalla pun berkata akan mengajaknya makan bersama. Toshi berikutnya
menyuruh Neelu menyiapkan masakan vegetarian. Toshi juga berkata akan membuat
masakan Ghee dan setiap orang akan menyukainya.
Mihir dalam perjalanan bersama
Mihika dan meminta maaf sebab terlalu berlebihan tadi. Mihika cuma diam.
Mihir pun mengurnya dan Mihika berkata bahwa dirinya sedang tak ingin
berbicara.
Raman dan Ishita kembali ke rumah
dan bercerita mengenai Raina yg telah berbohong. Toshi berikutnya mengucapkan
sesuatu mengenai Simmi. Raman dan Ishita berikutnya ke kamar Simmi dan bertanya
padanya. Simmi mulai berteriak sambil menangisi nasibnya yg buruk. Raman dan
Ishita pun menenangkannya. Simmi berikutnya berbicara pada Ishita dan Ishita
menasihatinya.
Mihir mengejar Mihika yg hendak
masuk ke dalam apartemen. Mereka kembali berdebat. Raman dan Ishita mendengar
pertengkaran mereka dan mereka pun keluar melihatnya.
Mihika masih bertengkar dgn
Mihir. Raman dan Ishita melerai mereka, Raman membawa Mihir keluar, sementara
ishita mengajak Mihika berbicara. Raman dan Mihir berbicara di luar apartemen.
Mihir berikutnya teringat sesuatu dan kembali masuk ke dalam apartemen berikutnya berbicara
dgn Mihika. Mihir mengajak Mihika menikah dgn segera. Mereka berikutnya kembali
bertengkar. Mihir melamarnya tapi Mihika diam tak menjawab. Ishita pun
menasihatinya. Mihika mengucapkan bahwa dirinya akan menjawab ‘iya’ tapi tak
hari ini, Mihika berkata akan menjawab ‘iya’ pada hari dimana dunia tahu jika
dirinya tak bersalah dan hari dimana Shagun mengetahui Ashok yg bersalah
dan pada hari itulah Mihika berkata akan siap menikah dgn Mihir. berikutnya Mihika
bergegas pergi ke kamarnya. Raman pun menasihati Mihir supaya membiarkan Mihika
dahulu. Mihir pun berkata bahwa dirinya harus menemukan bukti. Raman memintanya
buat tenang.  Bala menatap dari kejauhan
dan mendengarkan mereka, ia berpikir bahwa dirinya harus menemui Raina sebab
Raina tak akan mendengarkan siapapun.
Simmi menyiapkan semua masakan,
Vishwa ikut menikmati makanan di rumah keluarga Bhalla. Romi muncul dan
berbicara dgn Raman dan Ishita mengenai Raina. Raman meminta Romi mencari
tahu latar belakang Raina dgn terperinci. Toshi berikutnya menanyakan komentar
Vishwa mengenai masakannya. Vishwa menikmati makanan Toshi dan merasa
kepedasan, tapi Vishwa tak mau mengatakannya. Toshi pun menambahkan makanan
pada piring Vishwa.
Romi kembali menemui Raman dan
Ishita mengucapkan bahwa keluarga Raina tinggal di Kolkata dan Raina tinggal
sendirian disini.  Mihika berikutnya hadir
ikut bergabung di meja makan, begitu juga Romi dan Raman. Vishwa membisikkan
sesuatu pada Romi. berikutnya sesudah itu Vishwa diam2 menuang makanannya berulang2
pada Romi. Lama2 Romi pun kepedasan dan berkata bahwa perutnya akan meledak. Semuamorang
pun melihat Romi dan mengetahui apa yg telah dilakukannya bersama Vishwa. Mereka
semua pun tertawa. tapi Raman masih melihat kesedihan di wajah Mihika.
Bala mendatangi rumah Raina
Singh. Raina merasa bahagia dan berkata bahwa dirinya tau jika Bala akan hadir
buat berbicara dgn dirinya. Bala berikutnya bertanya apa yg sebenarnya di
inginkan Raina. Raina berikutnya mendekati Bala dan berkata bahwa dirinya cuma
menginginkan Bala. Bala mengucapkan jika itunhal yg mustahil sebab dirinya
sudah menikah dan sangat mencintai istrinya, Bala menyadarkan Raina bahwa
dirinya yaitu guru Raina dan mereka mempunyai perbedaan usia 15-16 tahun. Bala
mengingat semua pertemuan2nya dgn Raina. Raina berikutnya akhirnya mengucapkan bahwa
Ashok tak menyentuh Mihika sebab dirinyalah yg telah melucuti pakaian
Mihika. Bala pun meminta Raina mengucapkan kebenaran itu buat Mihika sebab
andai tak kehidupan Mihika akan hancur.  Bala mencengkeram lengan Raina dan Raina
membelai tangan Bala sambil berkata bahwa dirinya sangat mencintai Bala. Raina
berkata akan membantunya cuma jika Bala menerimanya. Bala berikutnya berkata supaya
Raina memperoleh perawatan mental berikutnya ia bergegas pergi. Raman menelpon
Raina tapi Raina merejectnya.
Raman berusaha menelpon, Ishita
berikutnya mengucapkan akan mengantar Shravan ke rumah Bala. Bala pulang dan duduk di
bangku depan apartemen, ia nampak kebingungan dan tengah berpikir solusi
terbaik buat mengatasi Raina. Ishita keluar dari rumah ibunya dan hendak
kembali ke rumahnya, ia berikutnya melihat Bala dan memanggilnya. Bala berikutnya mengalihkan
perhatian Ishita dgn menceritakan sesuatu tapi Ishita tak percaya, Bala
pun buru2 masuk ke dalam rumah dan Ishita menjadi bertanya2.
Shagun menemui Mihir dirumahnya,
mereka mulai berdebat. Shagun terus memprovokasi Mihir dgn mengucapkan bahwa
Ishita dan Mihika berusaha menghancurkan kehidupan mereka. Mihir berkata Ashok
lah yg telah menghancurkan kehidupan mereka. Mihir berikutnya pergi meninggalkan Shagun.
Raman dan Ishita berada dikamar
dan mereka membicarakan Bala, mereka melihat Bala terlaku tegang dan khawatir.
Raman memutuskan akan nberbicara dgn Bala. Vishwa berikutnya mengetuk pintu kamar
dan menemui Raman berikutnya memberinya sebuah file supaya Raman memeriksanya kembali.
sesudah itu Vishwa bergegas pergi. Raman pun kembali berbicara dgn Ishita.
Pagi harinya, Toshi memasak
didapur bersama Neelu, Ishita berikutnya hadir dan Neelu berbisik2 mengucapkan jika
Toshi sedang membuat masakan ‘dosa’ buat ayah Ishita. Ishita berikutnya menghampiri
Toshi dan bertanya. Mereka berikutnya mengobrol.

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 78

Bala menyuruh Shravan sarapan,
Bala berikutnya menghampiri Mihika yg sedang menyiapkan bekal buat Shravan. Bala
berikutnya mengajak Mihika berbicara tapi Mihika menanggapi ala kadarnya berikutnya
pergi. Vishwa melihat itu dan menemui Bala, mereka berikutnya membahas Mihika.
Beberapa saat berikutnya Baa mengantar Shravan pergimke sekolah.
Bala dalam perjalanan dan
memikirkan Mihika, Bala merasa bahwa dirinya harus menyetujui Raina demi Mihika.
Shravan menegur ayahnya saat mobil sang ayah melewati sekolahnya. Bala tersadar
dan memundurkan mobilnya.
Toshi kembali menawari Vishwa
makanan yg tak terlalu pedas dan Vishwa pun menyukainya. Mereka semua berikutnya
mengobrol.
Sooraj bertemu dgn Shagun
disebuah tempat, Shagun meminta Sooraj buat meyakinkan Ashok supaya menikahinya.
Soraj berkata bahwa dirinya tak ingin ikut campur permasalahan ini. Shagun berikutnya
meminta Sooraj buat pergi bersamanya menjemput Ashok.
Raman dan Mihir tiba di sekolah
Ruhi. Shravan berikutnya muncul dan mengucapkan jika Ruhi dan Aditya sedang
bertengkar.
Sooraj mengantar Shagun, Sooraj berikutnya
melihat seorang pebisnis juga masuk ke sekolah Aditya, Sooraj bertanya pada
Shagun dan Shagun berkata bahwa anak pebisnis tsb sekelas dgn Aditya.
Sooraj pun memutuskan buat ikut bersama Shagun kedalam supaya dapat bertemu
pebisnis tsb.
Aditya berkelahi dgn Ruhi
tentang ibu mereka, penjaga sekolah melerainya. Raman hadir dan melerai serta
memarahi Aditya. Shagun pun membela Aditya. pria pebisnis tadi melihat
pertengkaran tsb dan mengucapkan sesuatu, Sooraj memprovokasinya supaya Raman
terlihat buruk dimata pebisnis tsb berikutnya Sooraj memperkenalkan dirinya.
Para wali murid berikutnya menggosipkan
tentang Mihika dan Mihir. Mihir menahan diri. Raman berikutnya mendatangi pria tsb
dan mengucapkan sesuatu. pria itu semakin memancing kemarahan Raman dgn menghina
Ishita dan Mihika, Raman pun menghajarnya, Kepala Sekolah dan Hakim pengadilan
yg kebetulan hadir ke sekolah itu melihat perkelahiann Raman. berikutnya Raman
membawa pergi Ruhi tapi Sooraj berikutnya mengucapkan hal buruk tentang Raman.  Mihir berikutnya langsung memukulnya dgn kursi
dan Sooraj langsung terjatuh bersimbah darah. Hakim pun mengucapkan sesuatu
mengenai keluarga Raman.
Ishita masih memasak berikutnya Simmi
menghampirinya. Bel berbunyi dan Ishita membuka pintu. Ishita memanggil2 Ruhi
tapi tak menemukan siapapun. Ishita cuma menemukan surat dgn diselipkan
bunga mawar. Ishita membawanya masuk dan Simmi menyuruhnya membukanya. Ishita
berikutnya membacanya dan tertawa2 bersama Simmi sebab bahasa hindi yg ditulis
penuh kesalahan.
Ambulans hadir, Raman dan Shagun
terus bersitegang, Raman dan Shagun berikutnya melihat Hakim Pengadilan yg
sedang memandangi mereka berdua.

Tayang Senin, 17 Oktober 2016

By :  ARIN

Mohabbatein Episode 78 (Tayang Senin, 17 Oktober 2016) | sentot | 4.5