Mengenal Ruam Pada Kulit dan cara Mengatasinya

Posted on


advertisements


Salah satu hal yg dapat mengurangi kesehatan kulit Anda misalnya seperti ruam. Ruam yaitu inflamasi dan perubahan warna yg terjadi pada kulit manusia. Seperti timbulnya gatal-gatal, benjol, kulit mengelupas, bersisik, atau terjadi iritasi yaitu bentuk-bentuk reaksi pada kulit yg mengalami ruam.

Beberapa di antara penyebab ruam pada kulit yaitu dampak alergi, efek samping obat-obatan, kosmetik, dan berbagai macam penyakit. Ruam sebenarnya yaitu sesuatu kondisi yg umum terjadi. Biasanya ruam menyebabkan rasa tak nyaman, sebenarnya hal ini tak terlalu membahayakan dan tak diperlukan adanya tindakan dokter yg segera.

tapi jika Anda mengalami ruam atau iritasi kulit yg tetep ada sesudah paling tak 2 hari atau berulang, disarankan buat menemui dokter sehingga Anda dapat memperoleh diagnosis apa penyebab dari ruam yg Anda derita serta menemukan metode pengobatan paling tepat. Berikut ini buat lebih mengenal ruam pada kulit:

Mengenal Ruam Pada Kulit dan cara Mengatasinya

Jenis-jenis Ruam Pada Kulit

1. Eksim

Ruam Pada Kulit

Eksim yaitu kondisi dimana permukaan kulit yg kering, gatal, meradang, dan timbul kemerahan. Kondisi ini umumnya akan lebih sering dijumpai pada bagian lipatan tubuh, seperti halnya bagian dahi pada wajah, bagian samping leher, bagian dalam siku, belakang mulut, sekitar lipatan selangkangan, bagian pergelangan kaki depan dan bahkan dibagian mata dan juga telinga.

Kulit yg terasa kering dan gatal dapat menjadi gejala awal dari kondisi permasalahan gangguan kulit yg satu ini. Kulit akan mengalami iritasi dan timbul ruam kemerahan yg apabila muncul gejala ini maka anda akan mulai menggaruknya.

Beberapa hal yg dapat meningkatkan penyebab eksim menjadi lebih buruk yaitu seperti menggaruk bagian kulit yg terkena dgn ruam sehingga kulit mengalami luka atau juga iritasi, kondisi kulit yg mengering, infeksi dampak adanya paparan bakteri serta virus, cairan (pelarut, pembersih, sabun, dan deterjen), pakaian, selimut atau karpet dari bahan wol, cuaca panas dan perubahan tingkat kelembapan, keringat tubuh, debu dan serbuk sari, makanan (telur, susu, kacang, kedelai, dan ikan), asap rokok dan polusi udara.

2. Granuloma Annulare

Granuloma Annulare

Granuloma annulare yaitu sebuah kondisi gangguan kulit kronis yg terdiri dari timbulnya ruam melingkar yg berbentuk benjolan kemerahan. Beberapa daerah yg seringkali terpapar yaitu dibagian tangan, kaki, siku dan juga pada bagian lutut. Dalam kebanyakan kasus, kondisi timbulnya bercak tsb akan dapat menghilang dgn sendirinya sedikitnya dalam kurun waktu 2 tahun.

Mungkin dokter akan memberikan kortikosteroid buat memperbaiki penampilan dan mempercepat hilangnya bercak. Kondisi ini umumnya akan ditandai dgn timbulnya benjolan kulit berwarna kemerahan yg dapat menyebar dan bergabung membentuk pola melingkar atau pola cincin.

Kondisi ini umumnya lebih sering dijumpai pada beberapa bagian tubuh seperti tangan dan juga kaki. Polanya dapat mirip menyerupai kurap. Benjolan ini pada umumnya tak menyebabkan rasa sakit atau perasaan gatal pada si pengidap.

3. Pityriasis Rosea

Pityriasis Rosea

Kondisi ini yaitu timbulnya ruam kemerahan yg muncul pada kulit berwarna merah muda atau merah dan berbentuk seperti benjolan berwarna merah atau bekas luka yg mirip dgn tambalan. Pada penderita yg terserang dgn kondisi ini mereka  dapat mengalami perasaan gatal yg sangat menganggu.

Dimana waktu berlangsungnya gejala ini dapat terjadi selama dua minggu atau bahkan lebih. Kondisi ini seringkali ditemukan di bagian tubuh seperti perut, punggung dan juga bagian dada. Kondisi gangguan penyakit yg satu ini merupakan kondisi yg tak menular.

Selain ruam, beberapa gejala lain akan mungkin dialami oleh si penderita seperti halnya timbulnya demam tinggi, menurun atau bahkan menghilangnya nafsu makan, gangguan pencernaan, sakit kepala dan timbulnya nyeri dibagian persendian. Pengobatan medis akan mungkin dibutuhkan guna meredakan atau mengurangi gejala yg dialami.

4. Lichen Planus

 Lichen Planus

Lichen planus yaitu ruam kulit yg dapat menimbulkan perasaan gatal. Kondisi ini umumnya dapat menyebar hingga kebagian seluruh tubuh si penderita. Seseorang tak dapat menularkan, tertular atau menularkan penyakit gangguan kulit yg satu ini. Bagian tubuh yg dapat terserang yaitu dibagain mulut, organ vital laki-laki, vulva, organ intim wanita, kulit kepala dan bahkan kebagian kuku.

Kondisi ini umumnya seringkali terjadi pada orang dewasa dgn tingkat usia 40 tahun keatas. Apabila kondisi gangguan penyakit ini terlambat diobati maka lichen planus yg menyerang bagian vulva dan organ kewanitaan akan dapat menimbulkan jaringan parut terasa sangat nyeri dan dapat menyebabkan disfungsi seksual.

Diduga kondisi ini berhubungan erat dgn gangguan sistem kekebalan tubuh atau adanya respon tak normal dari sistem kekebalan tubuh yg mana kondisi ini dapat mengakibatkan protein yg diproduksi sebagai bahan buat antibodi menjadi berlebihan. Pada kondisinya, jumlah protein yg berlebihan inilah yg menimbulkan reaksi dan gejala lichen planus.

5. Ruam Kulit dgn Demam

Ruam Kulit dgn Demam

Ada beberapa penyakit umum tertentu yg dapat menimbulkan ruam atau timbulnya kemerahan pada bagian kulit, yg mana kondisi ini biasanya disertai atau didahului dgn timbulnya demam. Seperti penyakit cacar air, penyakit campak, campak jerman, dan demam berdarah.

Penyakit ini biasanya akan dapat dideteksi jika anda menjalankan pemeriksaan kesehatan ke dokter. buat itu, saat anda mulai merasakan demam sebelum atau sesudah timbulnya ruam pada kulit maka sebaiknya segera hubungi dokter supaya penanganan yg lebih tepat dapat anda dapatkan dgn lebih cepat.

sesudah mengetahui beberapa jenis ruam kulit, mari ketahui cara mengatasinya:

cara Mengatasi Ruam Kulit

1. Kompres Dingin

Kompres Dingin

Bungkus es dalam kain bersih dan tempelkan pada ruam hingga 20 menit. berikutnya, istirahatkan kulit selama kira-kira satu jam sebelum menempelkan kantong es lagi. Atau Anda dapat membasahi kain bersih di bawah air dingin yg mengalir selama beberapa menit berikutnya diperas. Tempelkan pada ruam. Gunakan kertas tisu atau kain baru setiap kali buat menghindari penyebaran ruam.

2. Basuh Ruam dgn Air dan Biarkan Mengering

Basuh Ruam dgn Air dan Biarkan Mengering

Jika ruam muncul sebab kontak dgn tumbuhan beracun, Anda harus segera membasuh kulit dgn air sabun hangat dan membiarkannya hingga kering sehingga tak iritasi sebab gesekan handuk atau kain. Hal ini akan mencegah penyebaran ruam sehingga racun dari tumbuhan tsb tak akan meluas dan tersebar pada orang lain.

Jika ruam diakibatkan oleh reaksi alergi, Anda dapat mandi atau berendam dalam air dingin yg dgn sabun lembut dan membiarkan kulit Anda kering dgn sendirinya. cara ini dapat membantu menenangkan kulit yg memerah atau terasa tak nyaman.

Kenakan pakaian longgar sesudah tubuh Anda kering. Pakaian ketat dapat membuat ruam semakin teriritasi, menjadi Anda harus mengenakan pakaian longgar jika sedang terkena ruam. Pilihlah kain ringan dan berserat alami, seperti baju katun 100% atau celana linen longgar.

3. Berendam Bedakan Campuran Oatmeal

Berendam Bedakan Campuran Oatmeal

Gluten dalam oatmeal mempunyai sifat melembapkan dan melapisi kulit saat Anda mandi di dalamnya. Lapisan protektif ini dapat membantu meringankan ruam dan mengurangi kemerahan. Anda dapat membeli paket mandi oatmeal koloidal di toko obat. Campurkan satu paket oatmeal dgn air hangat di dalam bak mandi dan berendamlah selama kira-kira 20 menit.

4. Tambahkan Soda Kue ke Dalam Air Mandi

Tambahkan Soda Kue ke Dalam Air Mandi

Menambahkan soda kue dalam air mandi juga dapat membantu meringankan ruam. Jika Anda tak mempunyai oatmeal koloidal atau sensitif dgn oatmeal, Anda dapat mencoba mandi berendam dgn larutan soda kue. Tambahkan satu cangkir soda kue ke dalam bak mandi berisi air hangat dan berendamlah selama kira-kira 20 menit.

5. Kompres Teh Kamomil

Teh kamomil dikenal dapat menyejukkan. Anda dapat meminum teh kamomil atau mengoleskannya ke kulit. Teh kamomil juga terbukti membantu mengurangi iritasi kulit, menjadi dapat membantu juga buat permasalahan ruam. buat membuat kompres kamomil, rendam dua hingga tiga sendok teh bunga kamomil dalam satu gelas air mendidih selama lima menit.

berikutnya saring bunganya dan biarkan teh mendingin hingga mencapai suhu ruangan. saat teh sudah dingin, celupkan kain bersih dalam teh dan peras. Tempelkan kain tsb pada ruam. Diamkan selama kira-kira 10 menit.

6. Oleskan Salep Arnica

Salep arnica dapat membantu meringankan ruam  pada kulit. Pengobatan alami ini telah digunakan selama berabad-abad buat mengatasi iritasi sebab gigitan serangga, jerawat, dan lecet. Patuhi petunjuk penggunaan pada kemasan. Pastikan salep yg Anda pilih mengandung minyak arnica tak lebih dari 15% sebab andai tak, kulit akan iritasi.

7. Ekstrak Tea Tree

 Ekstrak Tea Tree

Ekstrak tea tree terbukti efektif melawan banyak mikroorganisme, seperti candida dan staphylococcus aureus. Perawatan ini mungkin pilihan terbaik buat ruam yg disebabkan infeksi jamur ringan. Jika ruam Anda disebabkan infeksi jamur, seperti infeksi jamur di selangkangan, di sela-sela jari kaki, atau kadas, salep tea tree dapat membantu.

Cobalah menggunakan krim minyak tea tree 10% pada ruam buat melihat apakah itu membantu. Jika sepertinya tak ada perubahan sesudah beberapa hari, kunjungi dokter.

8. Sejukkan Kulit (Jika Mengalami Ruam Panas)

Jika Anda telah terpapar panas ekstrem dan muncul biang keringat meradang di tubuh, serta rasa pusing dan capek, Anda mungkin terkena ruam panas. Jika Anda menduga demikian, berlindunglah dari sinar matahari segera dan duduklah di area yg sejuk dgn penyejuk udara.

berikutnya Anda harus melepaskan pakaian yg lembap atau basah oleh keringat dan mandi air dingin buat menurunkan suhu tubuh. Anda juga harus minum banyak air dingin buat menjaga hidrasi dan membantu tubuh pulih dari paparan panas.

Jangan menyentuh atau memencet kulit melepuh atau bintik-bintik sebab ruam panas. Carilah perawatan medis jika ruam panas tak membaik sesudah dua hingga tiga hari, atau jika Anda mengalami gejala-gejala parah seperti muntah, sakit kepala, pusing, dan mual.

9. Oleskan Losion Kalamin

Oleskan Losion Kalamin

Losion kalamin dapat membantu menyejukkan dan menenangkan ruam, khususnya apabila disebabkan tumbuhan beracun atau gigitan serangga. Anda dapat membeli losion kalamin tanpa resep di toko obat. Oleskan losion pada kulit dua kali sehari sesuai petunjuk di kemasan.

10. Minum Antihistamin

Jika ruam diakibatkan oleh reaksi alergi, Anda dapat mengatasinya dgn minum antihistamin tanpa resep seperti diphenhydramine (Benadryl) dan hydroxyzine.

Obat-obatan ini dapat membantu mengurangi rasa gatal dan membantu tubuh melawan reaksi terhadap histamin yg terdapat dalam pemicu alergi seperti bulu kucing, serbuk sari, dan rumput. Antihistamin juga cukup berkhasiat buat mengurangi gatal pada kulit, terutama jika disebabkan oleh reaksi alergi.

11. Oleskan Krim Hidrokortison

Jika Anda terpapar pemicu alergi seperti bulu kucing, serbuk sari, nikel, atau pemicu alergi lainnya, Anda dapat mengoleskan losion kalamin pada ruam. Anda juga harus menggunakan obat antialergi buat meredakan gejala lainnya, seperti pilek, iritasi mata, atau hidung tersumbat.

Krim hidrokortison tersedia dgn atau tanpa resep dokter. Anda dapat membeli obat ini tanpa resep atau dgn resep dokter. Oleskan krim pada ruam yg diakibatkan oleh alergi satu hingga empat kali sehari atau sesuai petunjuk dokter. Krim ini dapat mengurangi iritasi, kemerahan, peradangan, atau rasa tak nyaman yg ditimbulkan ruam.

12. Cari Pertolongan Medis

Cari Pertolongan Medis

Jika ruam terus meluas di seluruh tubuh atau tak tampak membaik walaupun telah diberi perawatan rumahan, mungkin inilah saatnya Anda mengunjungi dokter. Dokter akan memeriksa ruam dan meresepkan obat atau perawatan buat membantu mengatasinya.

Selain itu, jika Anda mengalami gejala yg berat seperti susah bernapas atau menelan, demam, atau ada pembengkakan di kulit atau anggota gerak tubuh, ruam mungkin menandakan permasalahan kesehatan yg lebih serius sehingga sebaiknya diperiksa oleh dokter.

Dokter, atau dermatolog, akan mulai dgn mencari ciri-ciri ruam yg utama dan mudah terlihat. Dokter mungkin juga akan menjalankan tes, seperti analisis mikroskopis pada sampel kulit dan tes laboratorium lain.

Dokter juga mungkin menjalankan uji tempel pada kulit buat menentukan apakah Anda alergi terhadap zat tertentu. Mungkin Anda juga akan diminta menjalani tes darah buat menentukan apakah ruam tsb merupakan gejala infeksi virus atau penyakit.

13. Konsultasi dgn Dokter buat Mengganti Obat

 Konsultasi dgn Dokter buat Mengganti Obat

Jika Anda mencurigai penyebab ruam atau gatal-gatal yaitu sebab obat yg Anda gunakan atau baru Anda minum, bicarakan dgn dokter buat mengganti obat tsb. Jangan sudah mengganti atau menghentikan penggunaan obat tanpa persetujuan dokter.

Obat yg lazim menyebabkan alergi antara lain, Antikonvulsan (buat mengatasi kejang epilepsi), Insulin (buat mengatasi diabetes), pewarna kontras yg mengandung iodin (digunakan saat mengambil foto sinar-X), penisilin dan antibiotik lainnya (buat mengobati infeksi). Jika Anda mengalami reaksi obat, Anda mungkin akan mengalami gatal-gatal, ruam, bersin-bersin, pembengkakan pada lidah, bibir, atau wajah, serta gatal pada mata atau kulit.

Jadwalkan pemeriksaan lanjutan dgn dokter. sesudah memperoleh diagnosis dan obat yg diresepkan dokter buat mengatasi ruam, buatlah jadwal pemeriksaan lanjutan satu minggu setelahnya.

Pemeriksaan ini memungkinkan dokter melihat perkembangan kondisi Anda serta memastikan ruam memberikan respons yg positif terhadap pengobatan. Ruam noninfeksi yg didiagnosis dan dirawat dgn bagus dapat menghilang dan sembuh dalam waktu 1 hingga 2 minggu.

Artikel Menarik Lainnya:

Referensi dan sumber gambar:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *