Hal yg Sebaiknya Diperiksa Saat Medical Checkup Pre-Marital


advertisements


Sebelum menuju hari pernikahan, sebaiknya setiap calon pengantin memeriksakan kondisi kesehatannya. Terutama bagi individu yg merasa ada petanda-petanda tak beres dalam hal kesehatan dirinya. Hal ini dilakukan buat mencegah penyebaran penyakit yg mungkin aja dialami oleh salah satu pasangan. Selain itu, hal ini dilakukan buat mempermudah penyelesaian permasalahan kesehatan yg akan dihadapi saat pasangan tsb telah menikah.

Sebenarnya manfaat pemeriksaan kesehatan pra nikah cukup signifikan. buat biaya mahal atau tidaknya jelas relatif, tergantung kemampuan dan kondisi keuangan masing-masing, tinggal disesuaikan dgn kebutuhan dan kemampuan. Pada dasarnya premarital medical check up dapat dilakukan kapanpun, tapi waktu yg tepat yaitu enam bulan sebelum hari pernikahan.


advertisements

Berikut hal-hal yg sebaiknya dilakukan pada saat medical checkup pre-marital yg sudah dirangkum oleh Bacaterus:

Pemeriksaan Fisik Lengkap

medical checkup pre-marital

Pemeriksaan ini dilakukan buat dapat mengetahui status tekanan darah pasangan buat mencegah terjadinya tekanan darah tinggi pada saat kehamilan. Hipertensi atau tekanan darah tinggi pada saat kehamilan dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat.

Selain itu pemeriksaan ini pun dilakukan buat mengetahui calon pasangan obesitas atau tak. Obesitas selama kehamilan menyebabkan beberapa resiko seperti diabetes, pre-eklampsia, meningkatnya resiko infeksi saluran kemih, susah buat melahirkan tepat waktu, meningkatkan resiko keguguran dan kesulitan saat melahirkan.

HIV
HIV

HIV atau Human Immunodeficiency Virus yaitu virus yg menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh buat melawan infeksi dan penyakit. HIV belum dapat disembuhkan, tapi ada pengobatan yg dapat digunakan buat memperlambat perkembangan penyakit sehingga diharapkan akan membuat penderitanya hidup lebih lama supaya dapat menjalani hidup dgn normal.

dgn diagnosis HIV dini dan penanganan yg efektif, pengidap HIV tak akan berubah menjadi AIDS yg merupakan stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh buat melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya. Virus ini dapat ditularkan melalui darah, hubungan seksual dan cairan tubuh. Penularan HIV juga dapat melalui transfusi darah dan transplantasi organ tubuh.

Hepatitis B dan C

Hepatitis Virus tipe B dan C dapat ditularkan lewat darah yg jalan utama infeksinya berasal dari transfusi darah atau produk darah yg belum diskrining (pemeriksaan),  cairan tubuh manusia yaitu kontak seksual, penularan dari ibu ke janin dalam kandungan dan melalui suntikan atau transfusi darah yg tercemar virus Hepatitis B, seperti narkoba suntik, alat kesehatan yg tak steril, tindik, tato, pisau cukur, gunting kuku yg tak steril.

Virus Hepatitis B pada sebagian orang dapat menyebabkan Hepatitis B kronis, menyebabkan gagal hati, kanker hati atau sirosis yaitu kondisi yg menyebabkan jaringan parut permanen di hati. Penyakit Hepatitis B bukan tak dapat disembuhkan, tapi proses pengobatannya biasanya dilakukan dalam jangka waktu lama atau bahkan seumur hidup. Jika tak diobati, hepatitis B dapat berkembang menjadi sirosis dan kanker hati.

Pencegahannya dapat dilakukan dgn vaksinasi. Virus hepatitis C yaitu virus yg dengan cara genetik amat variatif dan mempunyai angka mutasi tinggi, sehingga memungkinkan generasi virus yg beraneka ragam. Akibatnya belum ada vaksin yg berhasil dibuat buat mencegah infeksi virus hepatitis C. buat Hepatitis C hingga saat ini belum ada vaksin pencegahnya.

TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes Simplex Virus)

TORCH

TORCH merupakan gabungan dari empat jenis penyakit infeksi yaitu toxoplasma, rubella, cytomegalovirus dan herpes. Keempat jenis penyakti infeksi ini jika dialami oleh ibu hamil akan berbahaya bagi janin. Penyebab infeksi virus dan parasit torch yaitu hewan yg ada di sekitar kita seperti ayam, kucing, burung, tikus, merpati, kambing, sapi, anjing, babi dan lainnya. Toxoplasma bukanlah penyakit menular pada pasangan, tapi ia menular pada keturunan.


advertisements

Berbeda dgn rubella, penyakit ini sering disebut campak jerman. Ibu hamil yg menderita rubella tak akan mengalami keguguran. tapi yg sering terjadi yaitu bayi yg dilahirkan mengalami glukoma, pengapuran pada otak, bibir sumbing, tuna rungu dan susah bicara.

padahal pada pengidap cyto megalo virus, seorang ibu hamil ia akan mengalami keguguran terus menerus, atau bayi yg dikandungnya lahir dalam kondisi cacat fisik, seperti pembesaran atau pengecilan kepala. berikutnya pada penyakit herpes, munculnya petanda dgn bintik pada tubuh dan alat genital. Seorang yg mengidap herpes, akan mengalami kesakitan dan panas.

Pemeriksaan Organ Reproduksi dan Kesuburan

buat wanita meliputi pemeriksaan USG supaya diketahui kondisi rahim, saluran telur, indung telur. Pemeriksaan lebih lanjut seperti HSG (Hysterosalpingogram) buat mengetahui kondisi tuba falopii dan adakah sumbatan dampak kista, polip endometrium, tumor fibroid, dll.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan buat wanita yg siklus haidnya tak teratur atau sebaliknya berlebihan. Hormon yg diperiksa misalnya hormon FSH (Follicle stimulating hormone), LH (Lutenizing hormone) dan Estradiol (hormone estrogen).

buat pria selain dilakukan pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan penis, skrotum, prostat juga dilakukan pemeriksaan hormon FSH yg berperan dalam proses pembentukan sperma serta kadar hormon testosteron. Dapat dilakukan juga analisis semen dan sperma.

Pemeriksaan Darah Rutin

darah

Pemeriksaan darah rutin meliputi kadar hemoglobin (hb), hematokrit, sel darah putih (leukosit) dan faktor pembekuan darah (trombosit). supaya calon Ibu diketahui kadar hb nya apakah menderita anemia atau tak, apakah mengalami ganguan faktor pembekuan darah atau tak, apakah calon Ibu mengidap diabetes mellitus, atau setidaknya mempunyai kelainan yg dapat berkembang menjadi diabetes mellitus, seperti intoleransi glukosa.

Ibu hamil yg menderita diabetes tak terkontrol dapat mengalami beberapa permasalahan seperti janin yg tak sempurna atau cacat, hipertensi, hydramnions (meningkatnya cairan ketuban), meningkatkan resiko kelahiran prematur, serta macrosomia (bayi menerima kadar glukosa yg tinggi dari Ibu saat kehamilan sehingga janin tumbuh sangat besar).

Pemeriksaan darah dengan cara rutin juga dapat mengetahui apakah pasangan mengalami kondisi kadar kolesterol tinggi yg  dapat meningkatkan resiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Thalasemia

Thalasemia

Thalasemia merupakan salah satu penyakit menurun yg ditandai dgn gangguan dan ketidakmampuan memproduksi eritrosit dan hemoglobin. Gejalanya dapat berupa anemia, pembesaran limpa dan hati serta pembentukan tulang muka yg abnormal.

hingga saat ini pengobatan medis belum dapat menemukan obat yg dapat menyembuhkan thalasemia, satu-satunya perawatan yg dapat dilakukan yaitu transfusi darah. buat dapat menghindari dampak buruk dari transfusi darah penderita thalasemia harus menjalankan terapi klasik supaya zat besi yg terkandung didalam tubuh dengan cara berlebihan dapat dikeluarkan.

Hemofilia

Hemofilia yaitu sesuatu penyakit yg menyebabkan tubuh kekurangan protein yg dibutuhkan dalam proses pembekuan darah bilamana terjadi perdarahan. Protein ini lazim disebut faktor pembekuan atau faktor koagulasi. Di masa perencanaan kehamilan, pemeriksaan genetika mungkin dapat membantu.

Dalam metode ini, ahli akan memeriksa sampel darah atau jaringan pasangan buat mengetahui adanya perubahan genetika yg menjurus pada hemofilia sehingga besarnya risiko penularan kondisi tsb pada anak-anak dapat diketahui.

Sickle Cell Disease

Sickle Cell Disease

SCD disebut juga penyakit sel sabit di Indonesia, merupakan penyakit kelainan sel darah merah yg mudah pecah sehingga menyebabkan anemia. Sel darah merah sabit yg pecah dan rusak juga mudah bersatu dan menempel pada dinding pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan aliran darah.

Hal ini dapat menyebabkan nyeri hebat dan kerusakan permanen pada otak, jantung, paru, ginjal, hati, tulang, dan limpa. Sickle cell disease dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak, jantung, ginjal, hati, limpa, dan tulang.

Venereal Disease Screen

yaitu pemeriksaan buat penyakit syphilis dan penyakit-penyakit lain yg ditularkan melalui hubungan seksual lainnya (STI/Sexually Transmitted Infections). Seperti chlamydia, gonorrhea, HPV/Human papillomavirus, herpes. Penyakit-penyakit ini dapat menimbulkan permasalahan kesuburan dan saat kehamilan.

Golongan Darah dan Rhesus

Pada calon Ibu bergolongan darah O sementara bayi bukan bergolongan darah O yaitu salah satu faktor resiko Jaundice/Kuning pada bayi (ABO Incompatibility). Sementara jika diketahui janin mempunyai Rhesus (+) pada ibu Rhesus (-) akan menimbulkan inkompatibilitas Rhesus yg dapat mengakibatkan kematian pada janin. dgn mengatahui Rhesus sebelum hamil, dokter dapat segera mengatasinya.

Urinalisis Lengkap

Pemeriksan ini dilakukan supaya mengetahui adakah infeksi saluran kemih dan adanya darah, protein, dll yg menunjukkan adanya penyakit tententu. Penyakit infeksi saluran kemih saat kehamilan beresiko bagus bagi Ibu dan bayi berupa kelahiran prematur, berat janin yg rendah dan resiko kematian saat persalinan.

AlergiAlergi

Pemeriksaan yg sering terlewatkan yaitu tes alergi.  Alergi yaitu sistem kekebalan tubuh yg bereaksi di luar normal terhadap beberapa substansi atau alergen yg tak berbahaya bagi sebagian besar manusia. Kecenderungan seseorang mempunyai alergi yaitu sebab faktor keturunan walaupun tak selalu orang tua yg mempunyai bakat alergi akan menurunkannya pada anak-anaknya.

Cukup penting buat membuat daftar hal-hal yg memicu alergi dari kedua pasangan terutama jika pasangan ada yg sudah mengalami reaksi anafilaksis yg dapat menyebabkan kematian.

Vaksinasi Dewasa

Vaksinasi Dewasa

Vaksin yg berkaitan langsung dgn kehamilan yaitu Vaksin Hepatitis B, Tetanus, MMR (Measles, Mumps, Rubella), Varisela (cacar air), Influenza, serta Vaksin-vaksin dewasa lainnya sesuai Jadwal Imunisasi Dewasa yg dikeluarkan oleh Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI.

Medical checkup pre-marital aja kurang lengkap tanpa dikombinasikan dgn bimbingan atau konseling kesehatan serta diimbangi dgn sikap pro aktif dari pasangan yg akan menikah buat mencari informasi mengenai kesehatan.

Saat ini sudah banyak rumah sakit yg melayani medical checkup pre-marital dan menyediakan pilihan paket yg beragam. Setiap paket akan terdiri dari pemeriksaan standar hingga pemeriksaan lengkap dgn kisaran harga yg berbeda.  Semoga di masa mendatang medical checkup pre-marital ini menjadi program pemerintah dgn biaya yg terjangkau bahkan gratis.

Artikel Menarik Lainnya:

Referensi dan sumber gambar:

Hal yg Sebaiknya Diperiksa Saat Medical Checkup Pre-Marital | sentot | 4.5