FPI Suruh Putri Sukarno Belajar Hukum Lagi“Ini Jebakan Monyet”

Posted on

munarman.jpg

Lencong.net – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI) Munarman menanggapi laporan putri Proklamator Sukarno, Sukmawati Soekarnoputri ke Mabes Polri, terkait pelecehan lambang negara oleh Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab.

Menurut Munarman, upaya mempidanakan Habib Rizieq Syihab yaitu upaya bodoh dan pengalihan isu. Pelaporan Sukmawati dianggap tak memenuhi unsur pidana. Sebab pasal-pasal yg dilaporkan tak sesuai dgn peristiwa yg terjadi.

“dengan cara teknis hukum itu laporan tak dapat memuhi unsur pidana. sebab pasal-pasal yg dijadikan laporan itu tak sesuai buat peristiwa yg dilaporkan. aku sarankan yg melaporkan belajar hukum lagi yg benar,” ucap Munarman, seperti dilansir Panjimas.com, Kamis (28/10/2016).

Munarman menilai pelaporan Habib Rizieq ke polisi merupakan upaya pengalihan isu dan pesanan dari kelompok anti Islam. Penilaian Munarman cukup beralsan, mengingat umat Islam saat ini tengah berjuang menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buat ditetapkan menjadi tersangka penistaan agama.

“dengan cara politik aku melihat laporan ini sebagai upaya pengalihan isu, dari issue penistaan Al-Qur’an ke isu pesanan dari kelompok anti Islam,” tambah Munarman.

Munarman menilai, laporan itu alan sia-sia. Sebab, ara-cara licik yg dilakukan buat mengalihkan itu terbilang bodoh, dan tak lebih dari sekadar jebakan monyet.

“yg merancang pengalihan isu ini bodoh. Umat Islam tahu lah ini jebakan monyet, kita lebih pinterlah dari gerombolan pelapor dan designernya,” tandas Munarman.

Seperti diberitakan sebelumnya, anak Proklamator Sukarno, Sukmawati Soekarnoputri melaporkan Habib Rizieq Shihab ke polisi lantaran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu dianggap melecehkan lambang negara Pancasila.

Sukmawati menilai, Habib Rizieq melecehkan Pancasila saat tabligh akbar Front Pembela Islam (FPI) beberapa waktu berikutnya yg videonya muncul di sebuah akun YouTube sejak dua tahun berikutnya.

“Sebagai anak aku murka sekali. Tersinggung sebab ucap-katanya sangat tak santun, tak hormat sebagai pimpinan ormas FPI,” jelas puteri ketiga Bung Karno itu.

Dalam rekaman vidio itu, Habib Rizieq menyebut ‘Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, padahal pancasila Piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala.’ Pernyataan itulah yg dianggap Sukmawati melecehkan Pancasila dan ayahnya, Sukarno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *