Diajak Habib Rizieq Demo Ahok 4 November, Begini Jawaban Muhammadiyah

Posted on

1477832197_ceramah-habib-rizieq.jpg

Lencong.net – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) mengajak masyarakat NU dan Muhammadiyah buat bersama-sama ikut demo Ahok 4 November 2016. Demo besar-besaran yg akan diikuti ratusan ribu umat Islam itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penistaan agama yg diduga dilakukan Ahok di Kepulauan Seribu beberapa waktu berikutnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengucapkan, demo ribuan umat Islam tsb merupakan wujud penyaluran aspirasi sah dan wajar di alam demokrasi.

Dikatakan Haedar, pemerintah, khususnya kepolisian, tak perlu risau dgn demo umat Islam tsb. Sebaliknya, Haedar meminta supaya polisi mempunyai kewajiban buat mengamankan aksi damai tsb.

“Kepolisian justru berkewajiban mengamankan dan menjaga ketertiban hingga demo tsb berlangsung aman, damai, tertib, dan tak anarkis,” ujar Haedar, seperti dilansir situs resmi PP Muhammadiyah, Ahad (30/10).

Haedar menyebutkan, pemerintah dan Polri hendaknya sensitif dalam merespons aspirasi masyarakat, terutama dalam menangani kasus penistaan agama. Jika terkesan menunda, mengulur, atau seolah mengambangkan, justru akan menambah persoalan makin meluas.

Haedar menegaskan, penegakkan hukum tak boleh pandang bulu. Haedar pun tak dapat menghalangi jika ada masyarakat Muhammadiyah yg turut serta dalam aksi demo Ahok tsb.

Demo, lanjut Haedar merupakan sebagai bagian dari hak warganegara, yg terpenting tetep damai dan bermartabat serta mengindahkan hukum dan  peraturan yg berlaku.

“Jika ada angkatan Muhammadiyah yg ikut demo, itu merupakan hak ia sebagai masyarakat negara, asal bukan membawa atribut Muhammadiyah,” imbuhnya.

Haedar berpesan pada pihak Kepolisian supaya jangan berlebihan dalam menyikapi dan menangani kemungkinan demo, sepanjang mereka sesuai peraturan dan sejalan dgn prinsip demokrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *