Bukan cuma Komputer aja yg dapat Multitasking, Mahasiswa juga dapat!

Posted on

Dewasa ini bukan lagi sebuah hal yg tak lazim buat mempunyai dua peran dalam satu waktu, yakni menjadi mahasiswa sekaligus pekerja. berikutnya, bagaimanakah kehidupan individu yg mengenyam dua peran itu? Pada postingan kali ini aku akan coba menggambarkan kehidupan mereka.

Menjadi mahasiswa ekstensi yg berkuliah di waktu malam hari membuat para mahasiswa mempunyai waktu yg sangat senggang di pagi hari. Banyak dari mereka yg mempunyai aktivitas di pagi harinya dgn cara bekerja. tapi, ada juga yg memilih buat fokus menjalani perkuliahan aja. Well, semua itu pilihan yg mempunyai plus dan minus tentunya.

Terdapat ragam profesi di lini akuntansi pada Program Ekstensi Akuntansi FEB UI. Mulai dari senior auditor di sebuah KAP Big 10, pengusaha muda dgn start up business nya, staff akuntansi perusahaan, hingga asistensi dosen buat vokasi akuntansi UI.

Kuliah + Kerja = ?

Saat ini aku terdaftar sebagai mahasiswa semester satu program ekstensi FEB UI 2016 dgn jurusan akuntansi, sekaligus menjadi seorang karyawan divisi akuntansi di sebuah instansi BUMN. Bagaimana rasanya? Hm, tak dapat cuma dgn dibayangkan, oleh sebab itu aku menjalaninya dgn sebaik mungkin. tersentak? Ya, jelas mulai dari perubahan pola tidur dan aktivitas yg harus mengalami penyesuaian. Jam kerja yg dimulai pukul 07.00 s.d 16.00 dan perkuliahan pukul 19.00 s.d 21.30 membuat fisik aku “tersentak”. Waktu tidur yg terkadang cuma lima jam, sebab pukul 05.15 aku sudah harus berangkat ke kantor dan pukul 22.30 baru kembali di rumah. Pula sudah aku baru keluar dari kantor pukul 17.30 dan mengejar kelas di pukul 19.00.

Bagaimana dgn “Me Time”?

Kuliah sambil kerja bukan berarti ga dapat me time, via runtastis

Weekend merupakan “me time” yg sangat berharga. tapi, tak lupa buat setiap Sabtu pagi diadakan asistensi dosen buat para mahasiswa ekstensi. Usai asistensi, terkadang aku masih berada di kampus buat menyelesaikan tugas kelompok yg diberikan oleh dosen.

Kesal “me time” terganggu sebab weekend ke kampus? Bagi aku, “me time” aku yaitu saat aku merasa nyaman dgn rutinitas yg aku miliki dan dgn ditemani oleh teman-teman terdekat aku. Sabtu sore aku maksimalkan buat hang out dgn teman-teman, hari Minggu aku gunakan buat merapikan catatan dan mencicil belajar. Senior aku sudah berpesan buat belajar H-1 bulan ujian supaya tak keteteran, sebab sistem SKS itu sebenarnya memang tak bagus dan jangan ditiru ya!

Kebersamaan

Kalo ga ada dosen, belajar bareng aja! via ntriwhy

Tak cuma aku yg mengemban dua peran ini, banyak teman-teman yg sama dgn aku. Puji syukur aku mempunyai dua teman yg bersama aku (Satu Kelas dan Satu Kantor, Bahkan Satu Divisi) sehingga kami saling mendukung apabila salah satu dari kami mengalami kelelahan ataupun demotivasi.

sudah sesuatu saat kami melihat informasi perkuliahan batal dengan cara tiba-tiba di SIAK NG, padahal kami sudah berada di jalan usai bekerja, maka kami memanfaatkan waktu luang tsb buat belajar bersama. Kami mempelajari materi yg kami masih belum mengerti. Pula sudah di waktu istirahat makan siang kami belajar sebab akan dilaksanakan kuis di malam hari.

Bagi aku mempunyai dua peran menjadi mahasiswa dan pekerja merupakan tantangan dimana dituntut buat mempunyai manajemen waktu yg bagus, sehingga ucap “balance” bukan cuma pada ilmu akuntansi semata, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan pribadi.

advertisement

nasehat

Teruntuk kalian yg ingin menjalani peran selain mahasiswa dgn cara bekerja, nasehat aku yaitu pertimbangkan lokasi tempat kalian bekerja buat mobilitas yg efisien. Bekerja sambil berkuliah tak harus terikat dgn kantor tapi dapat juga dgn cara bekerja sistem freelance, seperti dgn cara menjadi guru les privat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *