Alasan mengapa TALI POCONG Harus Dilepas

Posted on

tali-pocong

Jika saat pemakaman tali pocong tak dilepas maka yg meninggal akan bergen tayangan sebagai pocong”. Itulah mitos yg beredar di masyarakat. Kenyataannya, banyak sekali masyarakat yg mempercayai mitos ini. Bahkan banyak film horor di Indonesia yg mengadaptasi dari mitos tali pocong yg lupa dilepaskan.

tapi perlu anda ketahui, bahwa itu hanyalah mitos, setiap jenazah yg dikuburkan tak akan lagi ada di dunia, ia yg telah mati akan mempertanggungjawabkan kehidupannya di dunia. berikutnya seperti apa penjelasan dengan cara syariah mengenai tali pocong ini?

Penjelasan dengan cara syariah benar-benar perlu dipahami supaya berikutnya mitos yg berkembang di masyarakat yg tak masuk akal ini dapat dihilangkan.Pemahaman mengenai hal ini belum banyak berkembang di masyarakat, sehingga masyarakat lebih percaya dgn mitos yg berkembang saat ini, yg bahkan sangat tak masuk akal dan menjurus pada kemusyrikan.

Hal ini seperti yg dikatakan oleh Romli dalam NihayatulMuhtaj, yg berbunyi kurang lebih seperti ini :

“jika mayat sudah diletakkan di kubur, maka dilepaslah segenap ikatan dari tubuhnya berharap nasib bagus yg membebaskannya dari kesulitan di alam Barzah, karenanya, makruh hukumnya bilamana ada sesuatu yg mengikat bagian tubuh jenazah bagus jenazah anak-anak maupun jenazah dewasa,”

Hasyiyah al-Qalyubi I/384 menyebutkan,

“Saat diletakkan dalam kubur ikatannya dilepas; artinya tali-tali pengikatnya aja, bukan kain kafannya sebab unsur tafaa-ul diharapkan dgn dilepasnya ikatan kafan ‘bencana’ yg ada pada mayat juga terlepas,”

Dan menurut Sunni-Salafiyah,

“Satu diantara beberapa tata cara saat menguburkan jenazah yaitu melepas ikatan kafan mayit pada kepala mayit dan membuka kafan yg menutupi pipi mayat berikutnya menempelkannya ke tanah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *