10 Hukuman Mati Paling Sadis di Dunia Ini Bikin Merinding!

Sejak jaman dahulu hingga jaman modern sekarang ini, setiap Negara telah mempunyai sistem hukuman mati buat siapa aja yg melanggar hukum sesuai dgn ketentuan yg berlaku. tapi, perbedaan hukuman mati yg dilaksanakan disetiap wilayah berbeda-beda. Bahkan ada beberapa hukuman mati paling sadis di dunia.

Setiap wilayah, setiap jaman mempunyai hukuman mati berbeda-beda. Bahkan di jaman dahulu sistem hukuman mati yg diterapkan dapat dikatakan lebih sadis dan tak manusiawi. Orang-orang yg dihukum mati pada jaman dahulu benar-benar harus merasakan sakit yg sangat berlebih dgn proses yg lama pula.


tapi, tak jarang juga hukuman mati digunakan di setiap adat bukan cuma Negara aja. Ada beberapa adat di beberapa Negara yg menerapkan sistem hukuman mati paling sadis dan bahkan mungkin bikin Anda ngeri buat melihat atau membayangkannya.

Berikut ada 10 hukuman mati paling sadis di dunia sepanjang masa yg akan dibahas bacaterus:

Ling Chi

ling chi hukuman mati paling sadis

Ling Chi yaitu hukuman mati paling sadis dan yg sudah diterapkan di China pada tahun 900. Hukuman mati ini akhirnya berakhir dan dianggap terlalu sadis di tahun 1905. Ling Chi akan diterapkan bagi siapa aja yg berkhianat dan menjalankan pembunuhan saudara.

Orang yg menjalankan pengkhianatan dan pembunuhan saudara akan diikat di kayu, biasanya dilakukan ditempat umum seperti lapangan kota. sesudah itu, tubuh orang yg bersalah ini akan diiris dgn pisau tajam sedikit demi sedikit, awalnya cuma bagian dada aja, berikutnya akan diiris dibagian tubuh lainnya.

sesudah bagian dada selesai, maka ia akan memutilasi orang yg dihukum, memotong telinganya, hidungnya, hingga alat kelaminnya. sesudah 10-20 menit, orang tsb akan dipenggal atau ditusuk pada bagian jantung.

Flaying

flaying

Flaying yaitu salah satu metode eksekusi hukuman mati paling sadis dgn cara menguliti pelaku kejahatan. Hukuman mati ini salah satu yg paling sadis dan paling mengerikan, pasalnya orang yg akan dihukum mati akan dikuliti hidup-hidup. Bayangkan betapa tersiksa dan rasa sakit sebab dikuliti.

Hukuman ini biasanya diterapkan buat para pejabat yg korup. Flaying populer diterapkan di jaman klasik. Salah satu Negara yg sudah menerapkan hukuman ini yaitu Suku Aztec Mexico.

Boiling

boiling

Metode eksekusi boiling yaitu hukuman mati paling sadis dgn cara merebus orang yg akan dihukum mati. Ada dua cara dalam metode boiling ini. Pertama pelaku direbus di dalam kuali air mendidih dan yg kedua pelaku direbus dgn minyak yg mendidih.


Terkadang sang algojo memilih kuali yg kecil supaya air atau minyak lebih cepat mendidih. Sang pelaku kejahatan yg menerima hukuman ini, biasanya akan dicelupkan pada bagian kepalanya terlebih dahulu. Proses hukuman mati ini cukup lama dan amat sangat menyakitkan.

Negara yg sudah menerapkan sistem boiling ini yaitu Negara Jepang. Selain di Jepang, Negara Rusia dan Eropa sudah menerapkan metode hukuman sadis ini ribuan tahun yg berikutnya.

Hanged, Drawn, and Quartered

Hanged Drawn and Quartered

Hukuman ini yaitu eksekusi mati yg paling menyakitkan dan hukuman mati paling sadis yg sudah terjadi di Negara Inggris pada pertengah abad silam. Algojo akan menggantung, menarik, dan memotong-motong bagian tubuh pelaku kejahatan.


Orang yg memperoleh hukuman ini yaitu pelaku kejahatan tingkat tinggi di Inggris. tapi, pada tahun 1814, metode hukuman mati Hanged, Drawn, and Quartered dihapuskan sesudah menyebabkan kematian bagi ratusan atau mungkin ribuan jiwa.

Proses pelaksanaa hukuman mati paling sadis ini ada tiga proses, pertama sang pelaku akan diseret, ia akan ditempatkan di kayu berikutnya diseret dgn kuda. Kedua, sesudah sang pelaku diseret mereka akan digantung, tapi pelaku kejahatan tetep dibiarkan hidup dgn kondisi sekarat. Dan terakhir, ia akan dipotong-potong menjadi empat bagian.

Impalement

implament

Impalement yaitu salah satu metode hukuman mati paling sadis yg sudah diterapkan pada jaman Yunani Kuno, di kerajaan Neo Asiria, serta kerajaan Romawi. Hukuman ini sangat menyakitkan bagi sang pelaku.

Pasalnya, pelaku kejahatan yg terkena hukuman mati ini akan ditusuk oleh benda tajam seperti tombak ataupun kayu panjang yg mana ujung kayu tsb sudah ditajamkan atau dilancipkan.

Pelaku kejahatan akan dilucuti bajunya berikutnya ia akan diikat kaki dan tangannya. sesudah itu proses hukuman ini dilakukan dgn cara menusukan kayu atau tombak yg telah disediakan ke dubur, mulut, atau kemaluan.

Digergaji

digergaji

Hukuman mati paling sadis dan juga menyakitkan bagi para pelaku dilakukan dgn cara digergaji. Hal ini diterapkan di Eropa pada pertengahan abad yg berikutnya. Sesuai dgn sebutan hukuman ini, maka sang pelaku akan digergaji dengan cara hidup-hidup.

Pertama sang pelaku akan digantung dgn posisi terbalik dimana kaki diatas dan kepala berada dibawah. Ia akan digantung dikayu atau dipohon. berikutnya sang algojo akan menggergaji pelaku mulai dari dubur hingga ia terbelah menjadi dua bagian.

Perlu Anda ketahui, sebab pelaku yg dihukum mati digantung dgn cara terbalik, hal itu membuat aliran darahnya mengalir deras menuju otak dan menjadikannya tetep hidup. dapat Anda bayangkan bagaimana pelaku menahan sakit selama beberapa jam.

Catherine Wheel

Catherine Wheel

Catherine wheel atau roda kartin juga terbiasa disebut dgn roda dosa. Metode hukuman mati ini yaitu salah satu yg paling mengerikan, hukuman paling sadis, dan juga menyakitkan bagi sang pelaku kejahatan. Hal ini sudah dilakukan di beberapa Negara seperti Prancis, Jerman, Denmark, Swedia, Rumania, Amerika Serikat, dan Rusia.

Sang pelaku akan diikat diatas roda dan akan dipukul-pukul oleh sang algojo dgn menggunakan gada atau palu besar hingga tak bernyawa lagi. Ada juga yg mengikat pelakudiatas roda, berikutnya sang algojo akan memutar rodanya sampaibadan sang pelaku hancur lebur dan akhirnya tak bernyawa.

Ditarik menjadi empat bagian

Hukuman mati paling sadis saat ini hadir dari Negara Inggrsi di abad pertengahan. Hukuman mati ini akan dikenai oleh siapapun yg menjalankan pengkhiantan Negara. Pelaku akan diikat kedua kaki dan tanggannya berikutnya ia akan ditarik dgn berlawanan arah.

sesudah badan terpotong-potong, maka sang pelaku akan dimutilasi di tengah-tengah kerumunan masyarakat. tak cuma itu, ia juga akan mengeluarkan isi perut pelaku, dikebiri, berikutnya akan ditaruh bagian badannya yg telah terpotong-potong akan diletakkan di berbagai keramaian pusat kota.

Mengeluarkan isi perut

mengeluarkan isi perut

Di Jepang juga sudah menerapkan hukuman paling sadis yaitu dgn cara mengeluarkan isi perut sang pelaku. Pelaku yg dinyatakan bersalah harus memilih apakah mereka ingin mengeluarkan isi perutnya sendiri atau dibantu oleh orang lain.

buat organ seperti jantung dan paru-paru akan dikeluarkan di bagian akhir. Mereka mempunyai kepercayaan jika jantung dna paru-paru dikeluarkan di akhir maka arwah sang penerima hukuman mati tak akan penasaran.

Garrote

Garrote

Hukuman paling sadis Garrote merupakan hukuman yg dilakukan dgn cara mencekik terdakwa. Mereka akan mencekik terdakwa dgn menggunakan sebuah alat yg terbuat dari besi. Hukuman ini sudah diterapkan di Negara Spanyol dan Andora.

Bentuk dari alat ini berupa tempat duduk dan mempunyai bagian sandaran pada bagian atasnya. Nah sandaran inilah yg menjadi alat sebagai pencekik terdakwa. Nantinya alat ini akan diputar buat mematahkan leher sang terdakwa. Untungnya sebab ini merupakan hukuman mati paling sadis, maka hukuman ini telah dihapuskan.

Berikut tadi yaitu 10 hukuman mati paling sadis di dunia sepanjang masa. Apakah Anda mengganggap ini sangat sadis?



Jangan lupa bagikan jika tulisan ini bermanfaat:

Baca Juga:

Referensi dan sumber gambar:

Incoming search terms:

10 Hukuman Mati Paling Sadis di Dunia Ini Bikin Merinding! | sentot | 4.5